ilmu manajemen

Archive for the ‘MANAJEMEN KEUANGAN’ Category


Author : Sulistiyono.SE

Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya memerlukan dana yang cukup agar operasional perusahaan dapat berjalan dengan lancar. Perusahaan yang kekurangan dana akan mencari dana untuk menutupi kekurangannya akan dana tersebut. Dana tersebut bisa diperoleh dengan cara memasukan modal baru dari pemilik perusahaan atau dengan cara melakukan pinjaman ke pihak di luar perusahaan. Apabila perusahaan melakukan pinjaman kepada pihak di luar perusahaan maka akan timbul utang sebagai konsekuensi dari pinjamannya tersebut dan berarti perusahaan telah melakukan financial leverage. Semakin besar utang maka financial leveragenya juga akan semakin besar. Berarti resiko yang dihadapi perusahaan akan semakin besar karena utangnya tersebut.

Pembiayaan dengan utang atau leverage keuangan memiliki tiga implikasi penting, yaitu:

1. Memperoleh dana melalui utang membuat pemegang saham dapat mempertahankan pengendalian atas perusahaan dengan investasi yang terbatas.

2. Kreditur melihat ekuitas atau dana yang di setor pemilik untuk memberikan marjin penganggaran, sehingga jika pemegang saham hanya memberikan sebagian kecil dari total pembiayaan, maka risiko perusahaan sebagian besar ada pada kreditur.

3. Jika perusahaan memperoleh pengembalian yang lebih besar atas investasi yang dibiayai dengan dana pinjaman di banding pembayaran bunga, maka pengembalian atas modal pemilik akan lebih besar atau leveraged.

Read the rest of this entry »


Author: andri apriyono

EVA (Economic Value Added) adalah salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan. EVA merupakan indicator tentang adanya penambahan nilai dari satu investasi. EVA yang positif menunjukan bahwa manajemen perusahaan berhasil meningkatkan nilai perusahaan bagi pemilik perusahaan sesuai dengan tujuan manajemen keuangan memaksimumkan nilai perusahaan

Istilah EVA dipopulerkan oleh Stern Steward Management Service, yaitu perusahaan konsultan di Amerika Serikat sekitar tahun 90-an. Stern Steward menghitung EVA dengan cara mengurangi laba operasi setelah pajak dengan total biaya modal. EVA dapat dirumuskan sebagai berikut:

EVA = EBIT – Pajak – Biaya Modal

EVA dapat ditingkatkan dengan cara :

  1. Memperoleh lebih banyak laba tanpa menggunakan lebih banyak modal, caranya adalah memotong biaya-biaya, bekerja dengan biaya produksi dan pemasaran yang lebih rendah agar diperoleh margin laba yang lebih besar. Hal ini dapat juga dicapai dengan meningkatkan perputaran aktiva, baik dengan cara menaikan volume penjualan atau bekerja dengan aktiva yang lebih rendah (lower assets).
  2. Memperoleh pengembalian (return) yang lebih tinggi daripada biaya modal atas investasi baru. Hal ini sesungguhnya menyangkut pertumbuhan perusahaan.

Read the rest of this entry »


Author : andri apriyono

Break event point adalah suatu keadaan dimana dalam suatu operasi perusahaan tidak mendapat untung maupun rugi/ impas (penghasilan = total biaya)

BEP amatlah penting kalau kita membuat usaha agar kita tidak mengalami kerugian, apa itu usaha jasa atau manufaktur, diantara manfaat BEP  adalah

1.   alat perencanaan untuk hasilkan laba

2. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.

3 Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan

4 Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti

Setelah kita mengetahui betapa manfaatnya BEP dalam usaha yang kita rintis, kompenen yang berperan disini yaitu biaya, dimana biaya yang dimaksud adalah biaya variabel dan biaya tetap, dimana pada prakteknya untuk memisahkannya atau menentukan suatu biaya itu biaya variabel atau tetap bukanlah pekerjaan yang mudah, Biaya tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh kita untuk produksi ataupun tidak, sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit produksi jadi kalau tidak produksi maka tidak ada biaya ini

Salah satu kelemahan dari BEP yang lain adalah Bahwa hanya ada satu macam barang yang diproduksi atau dijual. Jika lebih dari satu macam maka kombinasi atau komposisi penjualannya (sales mix) akan tetap konstan. Jika dilihat di jaman sekarang ini bahwa perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya mereka menciptakan banyak produk jadi sangat sulit dan ada satu asumsi lagi
Read the rest of this entry »


Author : PUTRA
sites : putra-finance-accounting-taxation.blogspot.com

Lean Accounting is a concepts designed to better reflect the financial performance of a company that has implemented lean manufacturing processes. These may include organizing costs by value stream, changing inventory valuation techniques and modifying financial statements to include non-financial information. While Lean manufacturing is a strategy designed to achieve the shortest possible production cycle by eliminating waste. The goal is to reduce inventory and produce only to meet customer demand. Benefits include lower costs, higher quality and shorter lead times.

Berbicara suatu concept tidaklah cukup sampai definisi saja. Banyak hal yang perlu dibahas, apa itu sejatinya lean concept?, bagaimana implementasinya?. Apa itu lean manufacturing, lean accounting, bagimana implementasinya?, mengapa lean manufacturing dan lean accounting? Apakah saya (perusahaan saya) cocok jika menerapkan lean manufacturing dan lean accounting? Berbicara mengenai lean accounting mau tidak mau harus berbiacara lean manufacturing dahulu.

Lean accounting di design untuk lean manufacturing, so tidak mungkin Lean Accounting bisa dipahami, jika lean manufacturing belum cukup dipahami.

Di preamble sengaja saya langsung berikan definisi lean accounting dan lean manufacturing, so bagi yang hanya sekedar ingin tahu, definisi lean accounting dan lean manufacturing cukup membaca first paragraph saja, tidak perlu membuang-buang waktu membaca article saya yang selalu panjang dan lebar ini. Bagi yang ingin tahu lebih banyak, silahkan bikin kopi atau minuman kesukaan anda, lalu duduk relax and read on……

Sesungguhnya lean manufacturing bukanlah barang baru. Sudah dikenal sejak akhir 2nd World War (Perang Dunia II). Dan negara yang pertama kali mengaplikasikan lean manufacturing adalah Jepang. Dari sanalah awal pertumbuhuan ekonomi jepang maju pesat menyaingi negara Inggris yang mengalami revolusi Industri lebih dahulu. Barulah kemudian United State dan European Union buru-buru mengikuti jejaknya jepang. Toyota® sangat lekat dengan lean manufacturing, karena Toyota® lah yang pertama kali sukses mengimplementasikan Lean concept.

Kita coba bandingkan antara Non-lean manufacturing dengan lean manufacturing concept…………..

Read the rest of this entry »


Author : Sulistiyono.SE

Sebelum mengetahui sumber modal, kita harus paham pengertian dari modal sendiri

Pengertian Modal

Sejalan dengan perkembangan teknologi dan makin jauhnya spesialisasi dalam perusahaan serta makin banyaknya perusahaan-perusahaan yang menjadi besar, maka modal mempunyai arti yang lebih menonjol lagi. Masalah modal dalam perusahaan merupakan masalah yang tidak akan pernah berakhir karena bahwa masalah modal itu mengandung begitu banyak dan berbagai macam aspek. Hingga saat ini di antara para ahli ekonomi juga belum terdapat kesamaan opini tentang apa yang disebut modal.

Jika di lihat dari sejarahnya, maka pengertian modal awalnya adalah physical oriented. Dalam hubungan ini dapat dikemukakan misalnya pengertian modal yang klasik, “dimana arti dari modal itu sendiri adalah sebagai hasil produksi yang digunakan untuk memproduksi lebih lanjut”. Dalam perkembangannya ternyata pengertian modal mulai bersifat non-physical oriented, dimana pengertian modal tersebut lebih ditekankan pada nilai, daya beli atau kekuasaan memakai atau menggunakan, yang terkandung dalam barang-barang modal, meskipun dalam hal ini belum ada kesesuaian pendapat di antara para ahli ekonomi sendiri.

Read the rest of this entry »


Author : Andri Apriyono

PENGERTIAN

Time value of money atau dalam bahasa Indonesia disebut nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga dari pada nilai uang masa yang akan datang atau suatu konsep yang mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaaan waktu.

Dalam memperhitungkan, baik nilai sekarang maupun nilai yang akan datang maka kita harus mengikutkan panjangnya waktu dan tingkat pengembalian maka konsep time value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan, lembaga maupun individu. Dalam perhitungan uang, nilai Rp. 1.000 yang diterima saat ini akan lebih bernilai atau lebih tinggi dibandingkan dengan Rp. 1.000 yang akan diterima dimasa akan datang.

Hal tersebut sangat mendasar karena nilai uang akan berubah menurut waktu yang disebabkan banyak factor yang mempengaruhinya seperti.adanya inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan pemerintah dalam hal pajak, suasana politik, dll.

Read the rest of this entry »


Author : Andri Apriyono

Pentingnya diadakan persediaan adalah untuk menunjang kelancaran proses produksi atau operasi, maka bahan baku dan barang dalam proses harus selalu ada setiap saat sehingga menjamin kelangsungan hidup perusahaan.Tujuan pengendalian persediaan yaitu:

  1. Menjaga jangan sampai perusahaan kehabisaan persediaan hingga mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi.
  2. Menjaga agar pembentukan persediaan oleh perusahaan tidak terlalu besar atau berlebihan sehingga biaya yang timbul dari persediaan tidak terlalu besar.
  3. Menjaga agar pembeliaan secara kecil-kecilan dapat dihindari karena ini dapat berakibat biaya pemesanan menjadi besar.

Macam-macam persediaan

  • Bahan mentah ( raw materials )
  • Barang penolong (supplies)adalah bahan yang diperlukan dalam produksi tetapi tidak merupakan barang jadi.
  • Barang dalam proses (work in process)adalah barang hasil produksi yang telah terbentuk tetapi perlu diproses lebih lanjut menjadi barang jadi
  • Barang jadi(finising goods)adalah barang yang sudah selesai diproduksi dan siap dijual
  • Barang dagangan adalah persediaan pada perusahaan dagang yang diperoleh dari membeli untuk dijual kembali kepada konsumen tanpa merubah bentuk.

Perencanaan Kebutuhan Inventory
Dalam merncanakan persediaan kita dapat menggunakan economical order quantity (EOQ) dan reorder point. Read the rest of this entry »


berteriaklah lantang jika dunia ingin melihatmu singkirkan rasa takutmu jika kau inginkan perubahan yakinlah kau bisa jika oranglain ingin percayai dirimu... karena aku adalah sang inovator....

Pages

Pengunjung Blog

  • 754,923 hits

Google Page Rank

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers